Cerbung: Sanjung Kepergian Dalam 4 Bagian
Bagian IV: Selamat Ulang Tahun, Ibu! “Bu, hidup itu berjalan seperti bajingan ya.” Sambil menatap nama ibunya yang tertulis di sebuah makam, seolah raga ibunya berada di depannya. Dengan penuh harap akan ada balasan dari ibunya, “Banyak hal yang masih belum aku mengerti, aku masih butuh ibu, juga ayah.” Walaupun telah bertahun-tahun ditinggalkan ibunya, ia masih merasa sulit untuk merelakannya. Bagaimana juga, ia telah ditinggalkan oleh ayahnya semenjak ia beranjak dewasa. Setelah dewasa pun pernah, anak yang telah ia rawat dengan penuh harap juga meninggalkannya tanpa sebentar saja menemuinya terlebih dahulu. Ibunya pun lalu ikut meninggalkannya, orang yang selalu sabar membimbingnya. Sering emosinya padam oleh petuah-petuah baik yang diajarkan ibunya. Hidup tidaklah adil baginya, pertemuan-pertemuan diakhiri dengan kepergian memilukan dalam hidupnya. Menemukan kedamaian dalam kepergian orang-orang yang ia cintai bukanlah hal mudah, hidup pun tidak memberikan bagaimana u...